Aturan Baru Untuk Libur Lebaran, Pengunjung Wisata Dibatasi 30 Persen

- 8 Mei 2021, 01:01 WIB
Tangkap layar surat edaran Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta
Tangkap layar surat edaran Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta /

RUANG TERANG - Enggan kecolongan adanya klaster tempat wisata, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperketat jumlah wisatawan saat libur Lebaran 2021.

Yakni, jumlah pengunjung di tempat-tempat wisata di Jakarta maksimal hanya 30 persen.

Padahal, dalam kebijakan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro sebelumnya, jumlah pengunjung dibatasi maksimal 50 persen.

Baca Juga: Pekerja Asal China Membludak, Ekonom: Penguasa Gali Kuburnya Sendiri

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta dengan nomor 81/SE/2021 yang ditandatangani Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta Gumilar Ekalaya.

Meski demikian, momen libur Lebaran 2021 ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak melarang operasional tempat wisata.

Menurut Gumilar Ekalaya, surat edaran yang terbit pada 7 Mei 2021 itu merupakan tindak lanjut Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Nomor 354 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro pada sektor usaha pariwisata poin keempat.

Baca Juga: Film 'Emak Rindu' Sampaikan Pesan Moral dan Ajakan Berbagi di Masa Pandemi

"Diperlukan pembatasan kegiatan usaha pariwisata untuk pencegahan dan penanggulangan penyebaran wabah Corona Virus Disease 2019 pada Libur Hari Raya ldul Fitri 1442 H/2021," ujar Gumilar Ekalaya seperti dikutip ruangterang.com dari Antara, Sabtu (8/5/2021).

Halaman:

Editor: Peri Irawan

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X