Hari Pertama PPDB DKI Bermasalah, Dinas Pendidikan Beberkan Keandalan Sistem

- 7 Juni 2021, 18:34 WIB
Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta mulai membuka PPDB tahun ajaran 2021/2022.
Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta mulai membuka PPDB tahun ajaran 2021/2022. /Facebook.com/@DinasPendidikanDKIJakarta

RUANG TERANG - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membeberkan keandalan sistem Informasi Teknologi (IT) yang digunakan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2021/2022.

Namun, pihaknya memohon maaf atas bermasalahnya server sistem PPDB pada hari pertama.

"Saya mohon maaf atas nama pemerintah, atas nama Dinas Pendidikan atas ketidaknyamanan pelayanan PPDB hari ini. Karena kita berupaya semaksimal mungkin, namun belum optimal, masih ada kekurangan," ujar Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja kepada wartawan, Senin (7/6/2021).

Baca Juga: Puluhan Pengendara Positif Covid-19, Penyekatan Suramadu Ditetapkan 12 Hari

Diakuinya, proses pengajuan akun peserta PPDB dihentikan sementara pada hari Senin 7 Juni 2021 pada pukul 16.00-18.00. Saat ini, pihaknya masih terus mencari solusi atas permasalahan server tersebut. Pihaknya memastikan akan memperpanjang masa pendaftaran sampai dengan 10 Juni 2021 pukul 14.00.

Dari sisi teknis, ungkapnya, persiapan PPDB DKI Jakarta telah maksimal. Dia mengungkapkan, keandalan bandwitch dinaikkan dua kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu. Bahkan, tegasnya, back up data ada di dua negara, Singapura dan Indonesia.

"Secara sistem, bandwitch yang kita gunakan itu 8 giga, naik 2 giga dari tahun lalu. Jumlah servernya 65, total CPU-nya 370 giga, kemudian total RAM-nya itu 815 gigabyte. Total hardisknya itu hampir 109.030 gigabyte, hardisk. Back up datanya dua lokasi, ada di Singapura satu, di Indonesia satu," kata Taga Radja.

Baca Juga: Daya Tampung Sekolah Negeri Terbatas, Ini Syarat PPDB DKI Tahun Ini

Terpisah, Kepala Kantor Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya Teguh P Nugroho mengungkapkan ada temuan masalah pada hari pertama PPDB DKI Jakarta Tahun 2021. Salah satunya, kemampuan server mengatasi kunjungan tinggi.

Halaman:

Editor: Peri Irawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X