Dukung Industri Smelter, PLN Siapkan Listrik Ramah Lingkungan

- 9 Juni 2021, 19:30 WIB
PLN memastikan akan memasok listrik bagi industri smelter di Sulawesi dari EBT
PLN memastikan akan memasok listrik bagi industri smelter di Sulawesi dari EBT /Humas PLN

RUANG TERANG - Kebutuhan listrik bagi industri pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) di Sulawesi dipastikan andal. Saat ini, industri smelter di Sulawesi semakin marak.

Untuk mendukung industri smelter ini, PLN telah menyiapkan listrik ramah lingkungan, berupa energi baru terbarukan (EBT).

Direktur Bisnis Regional Sulawesi Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda menjelaskan, sistem kelistrikan Sulawesi telah memiliki pasokan listrik yang memadai dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Siapkan Dana 1,7 Triliun, PUPR Targetkan Bendungan Semantok Rampung Tahun 2022

"Sistem kelistrikan di Sulawesi saat ini mempunyai daya mampu sebesar 2.365 MW, dengan cadangan daya 602 MW. Komposisi pasokan daya tersebut 20,34% dipasok dari pembangkit energi terbarukan," ujar Syamsul Huda dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (8/6/2021).

Dikatakan Syamsul Huda, sesuai dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021–2030, PLN akan menambah kapasitas pembangkit sebesar 3.698 MW, dimana 58% merupakan EBT.

Selain itu, untuk meyalurkan daya listrik tersebut PLN juga akan membangun 7.052 kilo meter sirkuit (kms) Saluran Udata Tegangan Tinggi (SUTT) dengan 4.702 MVA Gardu Induk yang tersebar di seluruh Sulawesi.

Baca Juga: Peringati Hari Laut Sedunia IANFU Himbau Jepang Tak Buang Limbah Nuklir ke Laut Pasifik

Hal ini diungkapkan Syamsul Huda dalam 'Customer Smelter dan Stakeholder Gathering' yang digelar di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Halaman:

Editor: Peri Irawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X