Habiskan Rp21,23 miliar, TPA Pengengat Dukung Destinasi Pariwisata Super Prioritas

- 8 Juni 2021, 21:10 WIB
Kementerian PUPR melakukan revitalisasi TPA Sampah Pengengat dengan anggaran sebesar Rp 21,23 miliar.
Kementerian PUPR melakukan revitalisasi TPA Sampah Pengengat dengan anggaran sebesar Rp 21,23 miliar. /Humas Kementerian PUPR

RUANG TERANG – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan revitalisasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Pengengat di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Proyek revitalisasi TPA Sampah Pengengat ini menghabiskan anggaran hingga Rp21,23 miliar. Revitalisasi ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas layanan sanitasi Destinasti Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam revitalisasi TPA Sampah Pengengat ini, Kementerian PUPR mengembangkan sistem control landfill untuk meminimalisir dampak pencemaran, baik air, tanah, maupun udara, sehingga akan lebih ramah lingkungan. 

Baca Juga: Mantap Nih, MRT Jakarta Bakal Jemput Sampah Gratis

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan penanganan masalah sampah dapat dilakukan melalui dua aspek, yakni struktural dengan membangun infrastruktur persampahan dan non struktural seperti mendorong perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur pengolahan sampah skala kawasan dinilai efektif untuk volume sampah yang tidak terlalu besar, sehingga pengurangan sampah dapat dilakukan mulai dari sumbernya. Dukungan pemerintah kabupaten atau kota juga diperlukan terutama dalam penyediaan lahan," ujar Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Selasa (8/6/2021).

Kepala Balai Permukiman dan Perasarana Wilayah NTB Ika Sri Rejeki mengatakan, metode pemrosesan sampah dengan control landfill ini meliputi: sampah dibuang dan ditumpuk di lokasi cekung, dipadatkan dan kemudian ditimbun dengan tanah sehingga tidak menimbulkan bau busuk dan dapat mencegah berkembangnya bibit penyakit.

Baca Juga: Siapkan Dana 1,7 Triliun, PUPR Targetkan Bendungan Semantok Rampung Tahun 2022

“Pembangunan area penimbunan sampah atau blok landfill ini merupakan bagian dari sistem sanitasi perkotaan seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan produksi sampah rumah tangga dari masyarakat," kata Ika.

Halaman:

Editor: Peri Irawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X