Jokowi Pastikan LRT Jabodebek Terintegrasi Dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

- 9 Juni 2021, 14:21 WIB
Presiden Jokowi usai menjajal operasional kereta LRT Jabodebek
Presiden Jokowi usai menjajal operasional kereta LRT Jabodebek /Facebook /Presiden Joko Widodo

RUANG TERANG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan moda transportasi massal, Light Rail Transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek) akan terintegrasi dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Hal ini diutarakan Jokowi usai menjajal LRT Jabodebek dari Stasiun TMII di Jakarta Timur ke Stasiun Harjamukti Cibubur, Rabu (9/6/2021).

"Sejumlah stasiun LRT Jabodebek akan terintegrasi dengan trans-Jakarta, commuter line, MRT, hingga kereta cepat Jakarta-Bandung," ujar Jokowi dalam akun Facebook, Presiden Joko Widodo, Rabu (9/6/2021).

Baca Juga: Panggil Kuda dengan Nama Istri Nabi, Begini Pengakuan Gisel Usai Disemprot Tokoh Nahdlatul Ulama

Meski sudah dicoba rombongan Presiden, Jokowi memastikan LRT Jabodebek belum terbuka untuk umum. Saat ini, ungkapnya, progres pembangunan LRT Jabodebek sudah mencapai 85 persen.

"Sudah bisa beroperasi? Belum. Tapi tak lama lagi. Pembangunan LRT ini sudah mencapai hampir 85 persen. Saya berharap, di bulan April 2022 sudah mulai diuji coba dan operasional bisa di bulan Juni 2022," kata Jokowi.

Diakuinya, kereta LRT Jabodebek meluncur dengan mulus, nyaman, nyaris tanpa suara di atas lintasan rel yang melayang di sisi atas jalan tol Jagorawi.

Baca Juga: Berkenan Matikan Pembangkit Sendiri, Pabrik Tjiwi Kimia Dapat Insentif Tarif

Proyek yang digarap PT Adhi Karya itu dilakukan dalam dua fase. Fase pertama sepanjang 44,43 kilometer yang saat ini sedang dirampungkan dan akan melayani total 18 titik pemberhentian dengan tiga lintas pelayanan, yakni Cawang-Cibubur, Cawang-Dukuh Atas, dan Cawang-Bekasi Timur.

Halaman:

Editor: Peri Irawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X